HUBUNGAN KELELAHAN DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA TOWER BTS DI PROYEK HUAWEI PT. XERINDO TEKNOLOGI JAKARTA

  • Anisa Sailendra Putri Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Binawan
  • Putri Winda Lestari Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Binawan
Keywords: kelelahan, stres kerja, pekerja tower BTS

Abstract

Survey awal menunjukkan bahwa pekerja mengalami kelelahan dengan gejala mengantuk, lelah, sakit di bahu dan punggung. Kelelahan yang terjadi terus menerus dapat menimbulkan stres kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kelelahan dengan stres kerja pada pekerja tower BTS di proyek Huawei PT. Xerindo Teknologi Jakarta. Penelitian menggunakan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 43 orang. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner IFRC dan SDS 30. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 27,9% responden mengalami kelelahan rendah, 44,2% kelelahan sedang, 18,6% kelelahan tinggi dan 9,3% kelelahan sangat tinggi. Sebanyak 7% responden mengalami stres ringan, 74,4% stres sedang dan 18,6% stres berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kelelahan dengan stres kerja dengan p-value 0,000. Kesimpulan dari penelitian adalah adanya hubungan kelelahan dengan stres kerja pada pekerja tower BTS di proyek Huawei PT. Xerindo Teknologi Jakarta.

Published
2020-12-15
Section
Articles