Penyuluhan Edukasi Gizi Anemia Di SMA 1 Cawang Baru Cipinang Cempedak Jatinegara

Authors

  • Istianah Istianah Program Studi Gizi, Universitas Binawan
  • Rasyid Avicena Program Studi Gizi, Universitas Binawan
  • Prisca Putrihana Puriwanti Program Studi Gizi, Universitas Binawan
  • Pipin Tia Peza Korina Program Studi Gizi, Universitas Binawan
  • Sugardo Program Studi Gizi, Universitas Binawan
  • Kartika Sholla W. Program Studi Gizi, Universitas Binawan
  • Evita Indriani Program Studi Gizi, Universitas Binawan
  • Elsi Nurhayati Program Studi Gizi, Universitas Binawan
  • Dianova Alvany Aditya Program Studi Gizi, Universitas Binawan
  • An'Nur Septi Susanti Program Studi Gizi, Universitas Binawan
  • Rastia Maulida Prameswari Program Studi Gizi, Universitas Binawan

DOI:

https://doi.org/10.54771/

Keywords:

anemia, female adolescent, iron tablet supplementation, knowledge

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi prevalensinya, khususnya pada kelompok remaja. Remaja putri sangat rentan mengalami anemia karena kebutuhan zat besi meningkat seiring dengan pertumbuhan dan menstruasi. Kurangnya pengetahuan mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan anemia menjadi salah satu faktor utama yang memperburuk kondisi ini. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia melalui penyuluhan kesehatan berbasis edukasi partisipatif di SMA 1 Cawang Baru. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi melalui media PowerPoint dan poster, diskusi interaktif, games edukatif, sesi tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Sasaran kegiatan ini adalah siswa/i kelas X dan XI sebanyak 40 orang. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif dengan membandingkan skor pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan siswa mengenai anemia. Persentase siswa yang sebelumnya berada dalam kategori pengetahuan kurang (≤80) menurun dari 65% menjadi 40% setelah penyuluhan. Sebaliknya, siswa dengan pengetahuan baik meningkat dari 35% menjadi 60%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang digunakan cukup efektif dalam menyampaikan informasi dan meningkatkan kesadaran siswa. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang anemia dan pencegahannya. Diharapkan siswa dapat mengaplikasikan informasi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengonsumsi makanan tinggi zat besi dan rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Penyuluhan serupa perlu dilakukan secara berkala dan berkelanjutan di lingkungan sekolah untuk mendukung pencegahan anemia pada remaja.

References

Agustini, N. K. T., & Wahyungsih, L. G. N. S. (2023). Faktor Dukungan yang Berpengaruh Terhadap Kesadaran Diri (Self Awareness) Remaja Cegah Anemia di Kota Denpasar. Malahayati Nursing Journal, 5(12), 4258–4269. https://doi.org/10.33024/mnj.v5i12.11989

Anemia, T., & Tabanan, D. I. (2020). Gambaran tingkat pengetahuan remaja putri tentang anemia di tabanan 1. 3, 48–53.

Aulya, Y., Siauta, J. A., & Nizmadilla, Y. (2022). Analisis Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1377–1386.http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

Budiarti, A., Anik, S., & Wirani, N. P. G. (2021). Studi Fenomenologi Penyebab Anemia Pada Remaja Di Surabaya. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 6(2). https://doi.org/10.36053/mesencephalon.v6i2.246

Fathony, Z., Amalia, R., & Lestari, P. P. (2022). Edukasi Pencegahan Anemia Pada Remaja Disertai Cara Benar Konsumsi Tablet Tambah Darah (Ttd). Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 4(2), 49. https://doi.org/10.26714/jpmk.v4i2.9967

Indrawatiningsih, Y., Hamid, S. A., Sari, E. P., & Listiono, H. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 331. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1116

Indriyani, S., Kusharisupeni, K., & Adawiyah, A. R. (2024). Determinan Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(02), 149–157. https://doi.org/10.33221/jikm.v13i02.2709

Permatasari, T., Briawan, D., Madanijah, S., Gizi, P., Teknik, F., Medan, U. N., & Pertanian Bogor, I. (2020.). Hubungan Asupan Zat Besi Dengan Status Anemia Remaja Putri Di Kota Bogor. Prepotie Jurnal Kesehatan Masyarakat 4(2) https://doi.org/10.31004/prepotif.v4i2.935

Kusnadi, F. N. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri. Jurnal Medika Hutama 3 (1)

Konsumsi, H., Kumairoh, M. I., & Putri, P. H. (2021.). Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein dan Zat Inhibitor dengan Kejadian Anemia pada Remaja Relationship Between Consumption of Iron, Protein And Inhibitors With The Incidence Of Anemia In Adolescents. Jurnal Riset Gizi 9(2)

Mayasari, M. (2021). Laporan dan Evaluasi Penelitian. ALACRITY : Journal of Education, 1(2), 30–38. https://doi.org/10.52121/alacrity.v1i2.24

Monika, H., Djogo, A., Betan, Y., Letor, Y. M. K., Keperawatan, P., Citra, U., & Kupang, B. (2021). Anemia, Adolescent,Female, Pandemics, & COVID-19 C. 4, 1–6.

Nasruddin, H., & Syamsu, R. F. (t.t.). Angka Kejadian Anemia Pada Remaja Di Indonesia. Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia 1 (4) https://doi.org/10.59141/cerdika.v1i4.66

Paramita, D. S., Muniroh, L., & Naufal, F. F. (2023). Hubungan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dan Konsumsi Kopi Dengan Anemia Pada Remaja Putri Di Smk Islamic Qon Gresik. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 5779–5787. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.20085

Satriani, S. S., Hadju, V. H., & Nilawati, A. N. (2019). Hubungan Faktor Pendidikan Dan Faktor Ekonomi Orang Tua Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Usia 12-18 Tahun Di Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Jurnal JKFT 4(2), 56. https://doi.org/10.31000/jkft.v4i2.2522

Situmeang, I. R. V. O. (2021). Hakikat Filsafat Ilmu dan Pendidikan dalam Kajian Filsafat Ilmu Pengetahuan. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(1), 76–92.

Tuti Surtimanah. (2023). Determinan Gejala Anemia pada Remaja Putri: Determinants of Anemia Symptoms in Adolescent Girls. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(6), 1179–1186. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i6.3449

Us, H., Fitriani, A., & Fatiyani, F. (2023). Faktor Yang Mempengaruhi Konsumsi Fe Pada Remaja. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 7(2), 167–174. https://doi.org/10.37294/jrkn.v7i2.531

Utami, N. A., & Farida, E. (2022). Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Kandungan Zat Besi, Vitamin C dan Aktivitas Antioksidan Kombinasi Jus Buah Bit dan Jambu Biji Merah sebagai Minuman Potensial Penderita Anemia Article Info. IJPHN, 2(3), 372–260. https://doi.org/10.15294/ijphn.v2i2.53428

Wahyuni, E. S. (2021). Pengaruh Suplementasi Fe dan Vitamin C terhadap Hemoglobin dan Indeks Eritrosit Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Poltekkes Tanjung Karang 12 (2) https://doi.org/10.26630/jk.v12i2.2482

Widiastuti, A., Poltekkes, R. R., & Semarang, K. (2019). Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri (Vol. 1, Issue 1). http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/JSK/

Yanti, R., & Yulda, D. (2022.). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP 2 KABPATEN ROKAN HULU. Al Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan 11 (1) https://doi.org/10.35328/kebidanan.v11i1.2162

Zuiatna, D. (2022). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI. Jurnal Midwifery Update (MU), 4(1), 32. https://doi.org/10.32807/jmu.v4i1.118

Cover Desember 2025

Downloads

Published

31-12-2025