PENGUJIAN USABILITY PARAHITA INFORMATION SYSTEM (PARIS) MENGGUNAKAN SYSTEM USABILITY SCALE (SUS)
Usability Testing Of The Parahita Information System (PARIS) Using The System Usability Scale (SUS)
DOI:
https://doi.org/10.54771/4j4ffx34Keywords:
Evaluasi Sistem, Sistem Informasi Kesehatan, System Usability Scale, UsabilityAbstract
Transformasi digital dalam layanan kesehatan menuntut sistem informasi yang tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga memiliki tingkat kebergunaan (usability) yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat usability Parahita Information System (PARIS) menggunakan metode System Usability Scale (SUS) sebagai instrumen pengukuran terstandarisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 10 karyawan aktif sebagai responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner SUS yang terdiri atas 10 pernyataan dengan skala Likert lima poin. Perhitungan skor dilakukan sesuai prosedur standar SUS sehingga menghasilkan nilai dalam rentang 0–100. Hasil analisis menunjukkan skor rata-rata System Usability Scale (SUS) sebesar 61, dengan rentang nilai 33–88. Berdasarkan interpretasi Acceptability Range, skor tersebut berada pada kategori Marginal-Low. Jika ditinjau dari Grade Scale, nilai ini termasuk dalam Grade D yang menunjukkan tingkat usability yang masih di bawah standar optimal. Sementara itu, berdasarkan Adjective Rating, sistem memperoleh penilaian “OK”, yang mengindikasikan bahwa sistem telah dapat digunakan oleh pengguna, namun masih memiliki berbagai keterbatasan yang mempengaruhi kenyamanan dan efisiensi penggunaan. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem sudah mampu mendukung operasional harian, tetapi belum mencapai tingkat acceptable usability. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan yang berfokus pada peningkatan efisiensi, konsistensi fitur, serta kemudahan pembelajaran bagi pengguna. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan bukti empiris terkait evaluasi usability sistem informasi kesehatan internal yang sebelumnya belum pernah diuji secara formal, sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi strategis untuk pengembangan sistem yang lebih optimal.
References
1. Lewis, J.R. The system usability scale: Past, present, and future. Int. J. Hum.–Comput. Interact. 34, 785–791 (2018).
2. Kurniawan, P.M., Mu’izz, D.F.A., Durunnafis, A., Yaqin, M.A. & Fauzan, A.C. Survei pengukuran usability software menggunakan metode systematic literature review. ILKOMNIKA 5, 223–243 (2023).
3. Ramadhan, D.W., Soedijono, B. & Pramono, E. Pengujian usability website Time Excelindo menggunakan system usability scale (SUS). JIPI 4, 139–147 (2019).
4. Alam, R.G.G. & Kurniasih, P.R. Penggunaan metode system usability scale (SUS) pada aplikasi SIMAMURAT. J. Sci. Appl. Inform. 7, 189–197 (2024).
5. Brooke, J. SUS: A quick and dirty usability scale. In: Usability Evaluation in Industry (eds. Jordan, P.W., Thomas, B., Weerdmeester, B.A. & McClelland, A.L.) 189–194 (Taylor & Francis, 1996).
6. Brooke, J. SUS: A retrospective. J. Usability Stud. 8, 29–40 (2013).
7. Sauro, J. & Lewis, J.R. When designing usability questionnaires, does it help to be specific? In: Proc. SIGCHI Conf. Hum. Factors Comput. Syst. 2215–2224 (2012).
8. Bangor, A., Kortum, P. & Miller, J.T. Determining what individual SUS scores mean: Adding an adjective rating scale. J. Usability Stud. 4, 114–123 (2009).
9. Borsci, S., Federici, S., Bacci, S., Gnaldi, M. & Bartolucci, F. Assessing user satisfaction in the era of user experience: SUS revisited. Comput. Hum. Behav. 33, 243–251 (2014).
10. Sharfina, Z. & Santoso, H.B. An Indonesian adaptation of the System Usability Scale (SUS). Proc. Int. Conf. Adv. Comput. Sci. Inf. Syst. 145–148 (2017).
11. Tullis, T.S. & Stetson, J.N. A comparison of questionnaires for assessing website usability. J. Usability Stud. 1, 69–86 (2004).
12. Kortum, P. & Bangor, A. Usability ratings for everyday products measured with the System Usability Scale. Int. J. Hum.–Comput. Interact. 29, 67–76 (2013).
13. Nielsen, J. Usability Engineering. Morgan Kaufmann, San Francisco (1993).








