POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA AWAL DI KECAMATAN DAMPAL SELATAN

Authors

  • Nur'afni Prodi Gizi, Universitas Widya Nusantara
  • Masfufah Prodi Gizi, Universitas Widya Nusantara
  • Adillah Imansari Prodi Gizi, Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.54771/bsj.v5i2.952

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena setiap tahunnya jumlah penderita hipertensi terus meningkat bahkan dapat mengakibatkan kematian.Metode penelitian menggunakan studi cross sectional dengan pendekatan observasi dan studi kuantitif. Analasis data menggunakan uji chi square.Populasi penelitian lansia awal berjumlah 107 orang dan sampel berjumlah 93 orang. Pengumpulan data pola makan menggunakan SQ-FFQ.Hasil penelitiantotal konsumsi natrium per hari kategori sering (>3x/hari) sebanyak 2.731,53 mg.  Asupan lemak jenuh mengalami kurang (80%) sebanyak 80 responden (86%) dan asupan serat mengalami kurang (80%) sebanyak 86 responden (92,5%). Hasil uji chi squarepola makan natrium (p-value 0,018 <0,05), pola makan lemak jenuh (p-value 0,338 >0,05) dan pola makan serat (p-value 0,576 >0,05) dengan kejadian hipertensi pada lansia awal di Kecamatan Dampal Selatan.Ada hubungan pola makan natrium dengan kejadian hipertensi. Tidak ada hubungan pola makan lemak jenuh dan serat dengan kejadian hipertensi.

Downloads

Published

2023-08-30

Issue

Section

Articles