PENERAPAN PENDEKATAN SEGITIGA KEBIJAKAN DALAM IMPLEMENTASI KAWASAN RAMAH LANSIA DI KOTAGEDHE DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Implementation of the Policy Triangle Approach in the Implementation of Elderly Friendly Areas in Kotagedhe, Special Region of Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.54771/e38y4d30Keywords:
kawasan ramah lansia,, segitiga kebijakan, lansia tangguh , Bina Keluarga LansiaAbstract
Peningkatan populasi lanjut usia (lansia) di Indonesia menuntut implementasi kebijakan Kawasan Ramah Lansia (KRL) yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi KRL pada level grassroots menggunakan kerangka Segitiga Kebijakan. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan adanya sinergi aktor lini depan (kader BKL dan posyandu) menunjukkan peran optimal dan didukung oleh antusiasme lansia yang tinggi. Isi kebijakan terhambat oleh konteks terutama kerentanan struktural terhadap pendanaan yang terbatas dan guncangan krisis (pandemi). Efektivitas KRL bersifat actor dependent (bergantung pada kader) dan context vulnerable (rentan terhadap konteks). Kesimpulan terdapat interaksi dalam segitiga kebijakan KRL, dipicu oleh integrasi sumber daya vertical sehingga rekomendasi progresif mencakup transformasi tata kelola pendanaan melalui anggaran yang stabil dan penguatan kapasitas kader berbasis mitigasi krisis, untuk menjamin layanan yang stabil dan berkelanjutan.
References
1. Anjani, Y. S., & Nur, H. (2022). Pemberdayaan Lansia dalam Perekonomian di Masa Pandemi Di Kelurahan Sidodadi. Mando Care Jurnal, 1(2), 45–52. https://doi.org/10.55110/mcj.v1i2.70
2. Aprilla, G. G. (2020). Analisa Kebijakan Standar Pelayanan Minimal Pelayanan Kesehatan Balita Kota Depok Menurut Segitiga Kebijakan Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh, 6(2), 95–105.
3. Awaludin, Rahmat, N. N., & Hartono, D. (2025). Hubungan Dukungan Tenaga Kesehatan dan Peran Kader dengan Keaktifan Lansia Mengikuti Posyandu Lansia di Desa Ranupakis Kecamatan Klakah. Jurnal Keperawatan, 20–29.
4. BKKBN. (2019). Menyiapkan Pra Lansia Menjadi Lansia Tangguh. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
5. Colebatch, H. K. (2020). Beyond the policy cycle: The policy process in Australia. Routledge.
6. Delyuzir, R. D., Budiansyah, D. A., Maharani, G. A., Nuryanto, F., Syafii, A. K., & Yulianingsih, P. (2025). Analisis Komparatif Hunian Ramah Lansia terhadap Peraturan dan Standar Inklusif di Indonesia. Journal of Local Architecture and Civil Engineering, 3(1). https://doi.org/10.59810/localengineering
7. Han, J., Chan, E. H. W., Yung, E. H. K., Qian, Q. K., & Lam, P. T. I. (2022). A Policy Framework for Producing Age-Friendly Communities from the Perspective of Production of Space. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(4). https://doi.org/10.3390/ijerph19042031
8. Hesty, H., Maimaznah, M., & Hidayat, M. (2023). Optimalisasi Peran Kader Posyandu Lansia dalam Pelayanan di Posyandu Edelweis. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 5(3), 625. https://doi.org/10.36565/jak.v5i3.612
9. Kurniasih, D. E., & Aini, N. (2025). Analisis Dukungan Sumber Daya Pada Program Sekolah Lansia Di Yogyakarta. Jurnal Nusantara Sosial Sains, 1(2), 1–6.
10. Kurniasih, D., Uan, M., & Untari, J. (2025). Pengetahuan Sebagai Faktor Pendukung Pelaksanaan Tujuh Dimensi Lansia Tangguh. Binawan Student Journal: Universitas Binawan, 6(3), 216–222.
11. Kurniasih D.E. (2021). Kampung Ramah Lansia. Yayasan Indonesia Ramah lansia.
12. Masdalifah, N., Sidabutar, S., Sasongko, T., & Fadilah, T. (2025). Hubungan Peran Kader Terhadap Kehadiran Lansia Dalam Mengikuti Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Bahjambi Nagori Senio Kabupaten Simalungun Tahun 2025. Jurnal Minfo Polgan, 14(2), 2700–2707. https://doi.org/10.33395/jmp.v14i2.15516
13. Pasolong, H. (2019). Teori Administrasi Publik (9th ed.). Alfabeta.
14. Schichel, M. C. P., Veenstra, M. Y., Kempen, G. I. J. M., de Vugt, M. E., van der Zanden, B. A. M., & Verhey, F. R. J. (2020). Senior Friendly Communities: Designing an approach for cross-border exchange of public health policy. Health Policy, 124(10), 1129–1136. https://doi.org/10.1016/j.healthpol.2020.05.020
15. Tamara, S. H., Subowo, A., & Afrizal, T. (2022a). Implementasi Kebijakan Program Bina Keluarga Lansia (BKL) di Kelurahan Peterongan Kota Semarang. Journal Of Public Policy And Management Review, 11(2). https://doi.org/10.14710/jppmr.v11i2.33442
16. Tamara, S. H., Subowo, A., & Afrizal, T. (2022b). Implementasi Kebijakan Program Bina Keluarga Lansia (BKL) di Kelurahan Peterongan Kota Semarang. Journal Of Public Policy And Management Review, 11(2), 91–107.
17. Tasya, A. D., & Adawiyah, P. R. (2025). Transformasi Peran Sosial Lansia Melalui Program Sekolah Lansia Tangguh Di Kabupaten Bondowoso. Jurnal Wahana Bina Pemerintahan, 7(1).
18. Tristanto, A. (2020). Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial (DKJPS) dalam Pelayanan Sosial Lanjut Usia pada Masa Pandemi Covid-19. Sosio Informa, 6(1).
19. Valaitis, R., MacDonald, M., Kothari, A., O’Mara, L., Regan, S., Garcia, J., Murray, N., Manson, H., Peroff-Johnston, N., Bursey, G., & Boyko, J. (2016). Moving towards a new vision: Implementation of a public health policy intervention. BMC Public Health, 16(1). https://doi.org/10.1186/s12889-016-3056-3
20. Wati, R. L., Elisabet, B. M., Goenawan, G., Nurhanifah, N., & Pratomo, H. (2021). Segitiga Kebijakan dan Analisis SWOT Mengenai Implementasi Kebijakan PSBB dalam Penanggulangan COVID-19 di DKI Jakarta. Perilaku Dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 3(1), 24. https://doi.org/10.47034/ppk.v3i1.4342








