TEORI DAN APLIKASI MANAJEMEN KADAR GLUKOSA DARAH PENYANDANG DIABETES MELLITUS TIPE II DI INDONESIA

  • Tifany Prasaja Program Studi Profesi Dietisien, Universitas Brawijaya
  • Rini Marbun Program Studi Profesi Dietisien, Universitas Brawijaya
  • Olivia Anggraeni Program Studi Profesi Dietisien, Universitas Brawijaya
Keywords: aktivitas fisik, diabetes mellitus tipe 2, diet, edukasi, glukosa darah

Abstract

Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018 menyatakan prevalensi diabetes mellitus tipe II nasional sebesar 8,5% atau sekitar 20,4 juta jiwa. Lebih lanjut Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) menyatakan bahwa kadar gula darah yang tidak terkontrol berkaitan dengan prognosis COVID-19 yang buruk. Sehingga perlunya dilakukan studi literatur berkaitan dengan teori dan aplikasi manajemen kadar glukosa darah bagi penyandang DM tipe II untuk dapat membantu menekan angka morbidity rate akibat DM tipe II terlebih pada masa pandemi COVID-19. Pencarian awal literatur dilakukan melalui mesin pencari google scholar dan database elektronik PubMed. Artikel penelitian yang digunakan merupakan terbitan tahun 2010-2020 pada jurnal nasional maupun jurnal internasional serta dapat diakses secara terbuka (open access). Jumlah keseluruhan artikel penelitian yang digunakan dalam studi literatur ini sebanyak 42 jurnal yang terdiri atas 8 jurnal terkait edukasi, 4 jurnal terkait aktivitas fisik, 5 jurnal terkait pola makan dan 25 jurnal terkait bahan pangan termasuk mineral. Hasil studi literatur ini didapati sedikitnya 3 rekomendasi edukasi, jenis aktivitas fisik serta bahan makanan seperti  buah naga, apel Manalagi (Malus sylvestris), buncis, kelor hingga lidah buaya yang dapat membantu kontrol gula darah pada pasien DM tipe II.

References

Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. Infodatin – Hari Diabetes Sedunia tahun 2018. Jakarta; Kementrian Kesehatan RI; 2019.

International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas 8th Edition. 2017. [Diakses 28 Agustus 2020]. Avaliable at: http://www.diabetesatlas.org

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta; Kementrian Kesehatan RI; 2018.

Pengurus Besar Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. Pernyataan Resmi dan Rekomendasi Penanganan Diabetes Mellitus di era Pandemi COVID-19. 2020. [Diakses 28 Agustus 2020]. Avaliable at: http://www.pbperkeni.or.id

Novel Coronavirus Pneumonia Emergency Response Epidemiology Team. Vital surveillance: the epidemiology of characteristic of an outbreak of 2019 novel coronavirus disease (COVID-19). China; CDC weekly; 2020.

Onder G, Rezza G, Brusaferro S. Case-fatality Rate and Characteristic of Patients Dying in Relation to COVID-19 in Italy. JAMA; 2020.

Philipines Department of Health Information. Updates on Novel Coronavirus Disease (COVID-19). [Diakses 28 Agustus 2020]. Avaliable at: http://doh.gov.ph

PERKENI. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia. Jakarta; PB PERKENI; 2019.

Haskas Y. Pelatihan pengelolaan makan dengan 3J pada penderita DM beserta keluarganya di Kecamatan Simbang Kabupaten Maros. Jurnal Dedikasi Masyarakat. 2018; 2(1):11-6.

Susanti, Bistara DN. Hubungan pola makan dengan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus.Jurnal Kesehatan Vokasional. 2018;3(1):29-34.

Selfi BF, Simbolon D, Kusdalinah. Pengaruh edukasi pola makan dan senam terhadap kadar gula drah pada penderita DM tipe 2. Jurnal Kesehatan. 2018;9(2):325-30.

Kustanto, Kurnia ID, Prasetia DI. Penerapan “health action process approach” untuk meningkatkan kepatuhan diet penderita DM tipe 2. Jurnal Ners. 2015;10(2):272-78.

Khairunnisa M, Hasneli Y, Bayhakki. Efektivitas pendidikan kesehatan cup cake BBW (brokoli, bayam dan wortel) sebagai makanan rendah kalori terhadap pengetahuan pasien diabetes mellitus tipe 2. JOM FKp. 2018;5(2):31-40.

Maulana HDJ. Promosi kesehatan.Jakarta; Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2009.

Partika R, Angraini DI. Pengaruh konseling gizi dokter terhadap peningkatan kepatuhan diet pasien diabetes mellitus tipe 2.Medula. 2018;8(1):131-38.

Putro PJS, Suprihatin. Pola diit tepat jumlah, jadwal, dan jenis terhadap kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe II. Jurnal STIKES.2012;5(1):71-81.

Kementrian Kesehatan RI. PERMENKES No. 26 tahun 2013 tentang penyelenggaraan pekerjaan dan praktik tenaga gizi. 2013:4-11

Dolongdesa FV, Masi GNM, Bataha YB. Hubungan pola aktivitas fisik dan pola makan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II di poli penyakit dalam Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. E-journal Keperawatan. 2017;5(1):1-8.

Sari N, Purnama A. Aktivitas fisik dan hubungannya dengan kejadian diabetes mellitus. Jurnal Kesehatan. 2019;2(4):368-81.

Nurayati L, Andriani M. Hubungan aktiitas fisik dengan kadar gula darah puasa penderita diabetes mellitus tipe 2. Amerta Nutr. 2017:80-87.

Audina M, Maigoda TC, Tetes WW. Status gizi, aktivitas fisik dan asupan serat berhungan dengan kadar gula darah puasa penderita DM tipe 2. Jurnal Ilmu dn Tekonolgi Kesehatan. 2018;6(1):59-71.

Kurniawan AA, Wuryaningsih YNS. Rekomendasi latihan fisik untuk diabetes melitus tipe 2. Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana. 2016;1(3):197-208.

Moliana PE. Endocrine physiology. Lousiana USA: McGraw Hill Company. 2010;3:865-70.

Sholiha SR, Sudiarto, Negoro SAS. Kombinasi walking exercise dan hydrotherapy memengaruhi kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe II. Jendela Nursing Journal. 2019;3(1);58-67.

Puspitasari YT. Pengaruh hidroterapi air putih terhadap penurunan kadar gula darah sesaat pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Melati 1 Sleman Yogyakarta. 2017. [Diakses 29 Agustus 2020]. Avaliable at: https://repository.unjaya.ac.id

Tandra H. Life healthy with diabetes – Diabetes Mengapa dan Bagaimana? Edisi I. Yogyakarta; Rapha Publishing; 2013.

Sambriong M. Hubungan asupan makanan berisiko dan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes mellitus tipe II di Kota Kupang. Jurnal Info Kesehatan. 2018;16(1):44-58.

Wiardani NK, Dewantari NM, Purnmi KI, Prasanti PAG. Hubungan asupan lemak dan serat dengan kadar kolesterol pada penderita diabetes mellitus tipe 2 [artikel riset]. Jurusan Gizi Poltekes Kemenkes Denpasar. 2016.

Abutair AS, Naser IA, Hamed AT. The effect of soluble fiber supplementation on metabolic syndrome profile among newly diagnosed type 2 diabetes patients. Clinical Nutrition Research. 2018;7(1):31-9.

Parutu OL, Legi NN, Djendra IM, Kaligis G.Asupan serat dan magnesium dengan kadar glukosa darah pad pasien diabetes mellitus tipe II. GIZIDO. 2019;10(2):101-7.

Soviana E, Maenasari D. Asupan serat, beban glikemik dan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Kesehatan. 2019;12(1):19-29.

Sunarti. Serat pangan dalam penanganan sindrom metabolic. Yogyakarta; Gadjah Mada Univesity Press; 2017.

Fitri RI, Wirawanni Y. Hubungan konsumsi karbohidrat, konsumsi total energy, konsumsi serat, beban glikemik dan latihan jasmani dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. JNH. 2014;2(3):1-27

Kistianita AY, Yunus M, Gayatri RW. Analisis factor risiko diabetes mellitus tipe 2 pada usia produktif dengan pendekatan WHO stepwise step (core/inti) di Puskesmas Kendalkerep Malang [skripsi]. Malang: Fakultas Ilmu Keolaragahan Universitas Negeri Malang; 2017.

Sabarella, Komalasari WB, Wahyuningsih S, Saida MDN, Manurung M, Sehusman, Rinawati, Supriyati Y. Buletin Konsumsi Pangan. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekertariat Jendral Kementrian Pertanian. 2019;10(1):1-96

Rensiansi L dan Iwaningsih S. Pengaruh konsumsi nasi IR-36 dan nasi merah terhadap profil kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur. Arsip Gizi dan Pangan. 2016;1(1):41-50

Pradini WU, Marchianti ACN, Riyanti R. Efektivitas nasi merah untuk menurunkan kadar kolesterol total pasien DM tipe 2. Journal of Agromedicine and Medical Sciences. 2017;3(1):7-12

Pa VV et al. Brown rice – hidden nutrients. Journal of Bioscience and Technology. 2013;4(1):503-507

Diass WC dan Estiasih T. Pengaruh senyawa bioktif umbi-umbian keluarga Dioscoreace terhadap kondisi profil lipid darah. Kajian Pustaka. Malang: Fakultas Teknologi Pangan Universitas Brawijaya. 2015.

Ae WH, Gwi JH, Kim WK. Effect of retrograded rice on weight kontrol, gut fuction and lipid concentrations in rats. Nutrition Research and Practice. 2012;6(1):16-20

Maria Hodsagi. Recent result of investigations of resistant starches. Thesis. Budapest: Departement od Applied Biotechnology and Food Science. 2011.

Mark DH, Kelcie LH, Enas KA, Sammy O, Paul AS. Different types of resistanst starch elicit different glucose respond in humans. Journal od Nutrition and Metabolism. 2010;2(3):501.

Dewi AP, Isnawati M. Pengaruh nasi putih baru matang dan nasi putih kemarin (teretrogradasi) terhadap kadar glukosa darah postprandial pada subjek wanita pra diabetes. Journal of Nutrition College. 2013;2(3):411-18.

Muliartha IPB, Sudhana IW. Gambaran polamakan terhadap tingkat glukosa darah pada penderita diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Karangasem I. E-Jurnal Medika Udayana. 2015. [Diakses 29 Agustus 2020]. Avaliable at: https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/12683

Indrawati I, Maimaznah. Pengaruh konsumsi tempe terhadap kadar gula darah pada penderita deiabetes mellitus di kelompok senam ibu-ibu Kelurahan Talang Banjar Jambi. Jurnal Akdemika Baiturrahim Jambi. 2020;9(1):110-114

Astawan M, Rediyanti T, Maknun L. Tempe: sumber zat gizi dan komponen bioaktif untuk kesehatan. Bogor; IPB Press; 2017.

Nurohmi S. Perbedaan konsumsi sayur dan buah pada subjek normal dan penyandang diabetes mellitus tipe 2. Darrusalam Nutrition Journal. 2017;1(2):37-44.

Widiyanto J, Isnaniar, Ningrum TK. Studi retrospektif hubungan anatara varietas konsumsi buah dengan status glikemik pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Photon. 2017;8(1):161-66.

Kasimiyetti, Yomi DF. Konusmsi bahan makanan sumber karbohidrat dan buah indeks glikemik tinggi dengan kejadian DM. Jurnal Sehat Mandiri. 2018;13(2):10

Budiman FA, Pujianto T. Perubahan kadar glukosa darah pada pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 yang diberi semangka. Healthy-Mu Journal. 2019;3(1):1-6.

Hadi TI, Sulendri NKS, Luthfiyah F, Aladhiana CN. Pemberian buah naga terhadap penurunan kadar glukosa darah pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Karang. Jurnal Gizi Prima. 2018;3(2):108-13.

Nelms M, Kathryn S, Karen L, Sara LR.Nutrition theraoy and pathophysiology. USA; Wadworth; 2011

Ayuhapsari N, Wijaningsih W, Jaelani M. Efektivitas pemberian buah apel manalagi dengan dosis bervariasi terhadap penurunan kadar glukosa darh pada penderita diabetes mellitus tipe II di kelompok prolanis Puskesmas Genuk kota Semarang. Jurnal Riset Gizi. 2018;6(2):13-18.

Dhaheri AS, Henry CJK, Mohamad MN, Ohuma EO, Ismail LC, Meqbaali FT, et al. Glycaemic index and glycaemic load values of commonly consumed foods in the United Arab Emirates. 2017;1110-17

Post RE, Iii AGM, King DE, Simpson KN, Dietery fiber for the treatment of type 2 diabetes mellitus: a meta-analysis. 2012;25(1).

Blosinger J, Landstorm M, Pronczuk A, Auerbach A, Hayes KC. Low glycemic load diets protect against metabolic syndrome and type 2 diabetes mellitus in the male Nile rat. Journal Nutrition Biochemical. 2017;42:134-48.

Agustina A, Teuku SB. Pengaruh pemberian Muntigia calabura l. terhadap kadar glukosa darah pada pasien DM tipe II di Aceh Besar [skripsi]. Aceh: Fakultas Keperwatan Universitas Syariah Kuala Banda Aceh; 2016.

Idris AM, Jafar N, Indriasari R. Pola makan dengan kadar gula darah pasien DM tipe 2. Jurnal MKMI. 2014:211-18.

Aprilia N, Anita DA, Hidayatin N. Pengaruh perebusan buncis terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di Kelurahan Tukangkayu wilayah kerja Puskesmas Sobo Banyuwangi. Jurnal Kesehatan. 2018;11(2):122-35.

Oktakarlina RZ, Rachmawani NR. Khasiat pemberian buncis sebagai terapi alternative diabetes mellitus tipe 2. J. Majority. 2017;6(1):71-9. Oktakarlina RZ, Rachmawani NR. Khasiat pemberian buncis sebagai terapi alternative diabetes mellitus tipe 2. J. Majority. 2017;6(1):71-9.

Oktakarlina RZ, Rachmawani NR. Khasiat pemberian buncis sebagai terapi alternative diabetes mellitus tipe 2. J. Majority. 2017;6(1):71-9.

Alethea T, Ramadihan MR. Afek antidiabetik pada daun kelor. J. Majority. 2015;4(9):118-22.

Safitri Y. Pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap kadar gula darah pada penderita DM tipe 2 di Kelurahan Bangkinang kota wilayah kerja puskesmas tahun 2017. Jurnal Ners. 2018;2(2):43-50.

Purwandari A, Suparyatmo JB, Sugiarto. Pengaruh konsumsi buah jeruk dan suplementasi zink terhadap kadar glukosa darah puasa pada wanita diabetes mellitus tipe 2. Amerta Nutr. 2019:225-31

Fernandez-cao JC, et al. Dietary zink intake and whole blood zink concentration in subjects with type 2 diabetes versus healthy subjects: a systematic review, meta-analysis and meta-regression. Journal Trace Elem. Med. Biol. 2018;49:241-51.

Luo Y, et al. Relationship between serum zink level and microvascular complications in patients with type 2 diabetes. Chin Med. J. 2015; 128: 3276-82.

Ranasinghe P, Pigera S, Galappatthy P, Katulanda P, Constantine GR. Zink and diabetes mellitus: understanding molecular mechanisms and clinical implications. DARU J Pharm. Sci. 2015;23:1-13.

Faradhita A, Handayani D, Kusumastuty I. Hubungan asupan magnesium dan kadar glukos darah puasa pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2. 2014;1(2):71-88.

Simanjuntak HA. Pemanfaatan tumbuhan obat diabetes mellitus di masyarakat etnis simalungun Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Jurnal BioLink. 2018;5(1):59-71

Sari FS, Afnuhazi R. Pengaruh lidah buaya terhadap kadar glukosa darah puas dan 2 jam PP (post pandrial) pada penderita diabetes mellitus. Jurnal Kesehatan Medika Saintika. 2019; 10(1):77-84.

Simamor A, Icceng. Pengaruh pemberian jus lidah buaya terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Jurnal Penelitian Keperawatan Medik. 2018;1(1):1-6.

Ariska. Efektifitas pemberian air rebusan lidah buaya (aloe vera) terhadap kadar gula darah padapasien diabetes mellitus tipe II. Journl of Telenursing. 2019;1(1):157-67.

Amelia AA. Pengaruh pemberiaan nata de aloe vera dalam penurunan kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe II di wialayah kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang Tahun 2014 [Karya Tulis Ilmiah]. 2014.

Aveonita RAR. Effect of aloe vera in lowering blood glucose leves on diabetes mellitus. J. Majority. 2015;4(2):104-9.

Suharto IPS, Lutfi EI, Rahayu MD. Pengaruh pemberian jahe terhadap glukosa darah pasien diabetes mellitus. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan. 2019;7(3):76-83.

Yanto AR, Mahmudati N, Susetyorini RE. Seduhan jahe dalam menurunkan kadar glukosa darah tikus model diabetes tipe 2 sebagai sumber belajar biologi. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia. 2016;2(3):258-64.

Maharani, Rosalina, Purwaningsih P. Pengaruh pemberian air rebusan daunjambu biji terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe II di Desa Lalayangan Kecaamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah. 2013;1(2):119-26.

Published
2021-06-30
Section
Articles