TINJAUAN CEMARAN BIOLOGIS, FISIK DAN KIMIA PADA MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI)

Authors

  • Wiwin Efrizal Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.54771/mxakxr25

Keywords:

MP-ASI; cemaran; balita; keamanan pangan

Abstract

Latar belakang: Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) merupakan makanan bergizi yang diberikan pada Bayi mulai usia 6 bulan rentan untuk tercemar secara biologis, fisik, dan kimia. Beberapa factor seperti kondisi air, tempat, peralatan dan penjamah makanan dapat mencemari MP-ASI. Terdapat 31 agen berbahaya yang dapat menyebabkan keracunan makanan, termasuk mikroorganisme, toksin dan zat kimia.

Metode: Desain kajian dalam bentuk tinjauan pustaka dengan melakukan penelusuran berbagai referensi terkait menggunakan 893 artikel yang ditemukan dan 51 artikel utama untuk menghindari duplikasi informasi.

Hasil: Pengolahan MP-ASI mempunyai risiko pencemaran makanan yang berdampak pada timbulnya keracunan akibat makanan. Cemaran Biologis, kimia dan fisik dapat terjadi pada setiap rantai pasok dan alur pengolahan, terutama pada MP-ASi lokal. Cemaran biologis, kimia dan fisik pada MP-ASI dapat berasal dari beberapa sumber, antara lain bahan baku makanan, penjamah makanan, sarana prasarana pengolahan, alat makan dan air yang digunakan. Penggunaan alat pelindung diri (APD) saat mengolah MP-ASI lokal jarang dilakukan, sehingga risiko kontaminasi meningkat.

Kesimpulan: Pemilihan bahan baku MP-ASI yang selektif, peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu/penjamah makanan dalam pembuatan MP-ASI yang sehat dan aman sangat penting dilakukan.

References

Athia P, Adityaningsari P, Maharsi ED, Marhamah S. Analisis Cemaran Bakteri Escherichia coli dan Salmonella typhi pada Bubur Bayi Industri Rumah Tangga di sekitar Cempaka Putih. Jr Med J. 2023;2(3):290–6.

Wangiyana NKAS, Karuniawaty TP, John RE, Qurani RM, Tengkawan J, Septisari AA, et al. Praktik Pemberian MP-ASI terhadap Risiko Stunting pada Anak Usia 6-12 Bulan di Lombok Tengah. Penelit Gizi dan Makanan (The J Nutr Food Res. 2020;43(2):81–8.

Hasanah S, Masmuri M, Purnomo A. Hubungan Pemberian ASI dan MP-ASI dengan Kejadian Stunting pada Baduta (Balita Bawah 2 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam. Khatulistiwa Nurs J. 2020;2(1):13–21.

Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Makanan Pendamping Air Susu Ibu. Indonesia: Kementerian Kesehatan RI; 2020.

Amalia R, Ramadani AL, Muniroh L. Hubungan antara Riwayat Pemberian MP-ASI dan Kecukupan Protein dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bantaran Kabupaten Probolinggo. Media Gizi Indones (National Nutr Journal). 2022;17(3):310–9.

Ishak SN, Buamona F, Tutu GE, Arsdiana N, Umalekhoa N, Kahar JA, et al. Sosialisasi tentang ASI Eksklusif dan Praktek Pembuatan MP-ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Gambesi. EJOIN J Pengabdi Masy. 2024;2(1):176–81.

Muliani U. Edukasi Stunting Dan Pembuatan MP-Asi Dengan Pemanfaatan Pangan Lokal Di Desa Mekar Asri Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. JOMPA ABDI J Pengabdi Masy. 2022;1(2):134–8.

Badan Standarisasi Nasional. SNI 01-7111.1-2005 Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Bubuk Instan. Indonesia; 2005.

Nurbaya S, Hamdiyah H, Laela N, Rosmawaty R, Resmawati R. Pemanfaatan Bahan Lokal dalam Pembuatan Mp-Asi Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Cenrana Kabupaten Sidrap. J Pengabdi Masy Bid Sains dan Teknol. 2022;1(4):436–41.

Eyvazi S, Baradaran B, Makhtarzadeh A, de la Guardia M. Recent advances on development of portable biosensors for monitoring of biological contaminants in foods. Trends Food Sci Technol. 2021;114:712–21.

Direktorat Standarisasi Produk Pangan. Pedoman Kriteria Cemaran pada Pangan Siap Saji dan Pangan Industri Rumah Tangga. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan; 2012.

Nurlailia A, Sulistyorini L, Puspikawati SI. Analisis Kualitatif Kandungan Boraks pada Makanan di Wilayah Kota Banyuwangi. Media Gizi Kesmas. 2021;10(02):254–60.

Badan Standarisasi Nasional. SNI - Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Pangan. Indonesia; 2009.

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam Angka. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.

EFSA Panel on Nutrition, Novel Foods and Food Allergens (NDA), Jacqueline Castenmiller, Stefaan de Henauw, Karen‐Ildico Hirsch‐Ernst, John Kearney, Helle Katrine Knutsen AM. Appropriate age range for introduction of complementary feeding into an infant’s diet. EFSA J. 2019;17(9).

Ezekiel CN, Abia WA, Braun D, Sarkani B, Ayeni KI, Oyedele OA, et al. Mycotoxin exposure biomonitoring in breastfed and non-exclusively breastfed Nigerian children. Environ Int. 2022;158.

Wangiyana NKAS, Karuniawaty TiP, John RE, Qurani RM, Tengkawan J, Septisari AA, et al. Praktik Pemberian MP-ASI terhadap Risiko Stunting pada Anak Usia 6-12 bulan di Lombok Tengah. Penelit Gizi dan Makanan (The J Nutr Food Res. 2020;43(2):81–8.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2013 tentang Susu Formula Bayi dan Produk Bayi Lainnya. Indonesia: Kementerian Kesehatan RI; 2013.

Astutiningsih C, Meri M, Santosa A. Analisis cemaran bakteri coliform dan pengaruh lama penyimpanan terhadap jumlah mikroba pada produk selai asam dari UKM dapoer cantik, Semarang, Jawa Tengah. Ruang Cendekia J Pengabdi Kpd Masy. 2022;1(4):274–82.

Fitriana NF. Gambaran Pengetahuan Pertolongan Pertama Keracunan Makanan. J Kesehat Tambusai. 2021;2(3):173–8.

Marisah. Hubungan antara Pengetahuan dan Pendidikan Ibu dengan Pemberian MP-ASI Dini di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2016. Palembang; 2017.

Tama AP, Hasna VL, Hermawan KA, Utami MR, Nurfadhila L. Metode Analisis Cemaran Mikroba pada Makanan : Review Artikel. J Pharm Sci. 2023;6(2):586–91.

Costa JG, Vidovic B, Saraiva N, Costa M do C, Del Favero G, Marko D. Contaminants: a dark side of food supplements? Free Radic Res. 2019;53(no.sup1):1113–35.

Darningsih S, Habibi NA, Nurman Z, Ismanilda I. Pengembangan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Bubur Instant dengan Substitusi Tepung Ikan Lele dan Tepung Labu Kuning. Media Gizi Indones (National Nutr Journal). 2023;18(1):94–102.

Ardhani S. Hubungan antara Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dalam Praktik Pemberian MP-ASI Dini dengan Kejadian Diare Akut pada Bayi Berusia 0-6 Bulan di Puskesmas Kemiling Kota Bandar Lampung. Universitas Lampung; 2018.

Sharma N, Gupta M, Aggarwal AK, Gorle M. Effectiveness of a culturally appropriate nutrition educational intervention delivered through health services to improve growth and complementary feeding of infants: A quasi-experimental study from Chandigarh, India. PLoS One. 2020;15(3):e0229755.

Masuke R, Msuya SE, Mahande JM, Diarz EJ, Stray-Pedersen B, Jahanpour O, et al. Effect of inappropriate complementary feeding practices on the nutritional status of children aged 6-24 months in urban Moshi, Northern Tanzania: Cohort study. PLoS One. 2021;16(5):e0250562.

Danarsi CS. Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Mutu Mikrobiologi Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Bubur Instan dengan Substitusi Tepung Ikan Gabus dan Tepung Labu Kuning. Universitas Diponegoro; 2016.

Athia P, Adityaningsari P, Maharsi ED, Marhamah S. Analisis Cemaran Bakteri Escherichia coli dan Salmonella typhi pada Bubur Bayi Industri Rumah Tangga di sekitar Cempaka Putih. Jr Med J. 2023;2(3):291–6.

Fatiqin A, Novita R, Apriani I. Pengujian Salmonella dengan Menggunakan Media SSA dan E. coli Menggunakan Media EMBA pada Bahan Pangan. J Indobiosains. 2019;1(1):22–9.

Amperaningsih Y, Sari SA, Perdana AA. Pola Pemberian MP-ASI pada Balita Usia 6-24 Bulan. J Kesehat. 2018;9(2):310–8.

Reeta M, Mini S. Burden of Diarrhoeal Diseases through Complementary Foods: A Review. Asian J Dairy Food Res. 2023;42(1):76–82.

Gladstone MJ, Chandna J, Kandawasvika G, Ntozini R, Majo FD, Tavengwa N V., et al. Independent and combined effects of improved water, sanitation, and hygiene (WASH) and improved complementary feeding on early neurodevelopment among children born to HIV-negative mothers in rural Zimbabwe: substudy of a cluster-randomized trial. PLoS Med. 2019;16(3):e1002766.

Demmelash AA, Melese BD, Admasu FT, Bayih ET, Yitbarek GY. Hygienic Practice during Complementary Feeding and Associated Factors among Mothers of Children Aged 6–24 Months in Bahir Dar Zuria District, Northwest Ethiopia, 2019. J Environ Public Health. 2020;(1):2075351.

Nougadère A, Sirot V, Cravedi J-P, Vasseur P, Feidt C, Fussell RJ, et al. Dietary exposure to pesticide residues and associated health risks in infants and young children – Results of the French infant total diet study. Environ Int. 2020;137:105529.

Yamin M. Mengenal Dampak Negatif Penggunaan Zat Adiktif pada Makanan terhadap Kesehatan Manusia. J Pengabdi Magister Pendidik IPA. 2020;3(2):163–70.

Kasim KP. Analisis Kadar Residu Pestisida (Klorpirifos) dalam Lalapan Berdasarkan Cara Pengolahan. Media Kesehat Politek Kesehat Makassar. 2018;11(2):21–9.

Teixeira AZA. Sodium content and food additives in major brands of Brazilian children’s foods. Cien Saude Colet. 2018;23(12):4065–75.

Nurmayani W, Syamsu JA, Purwanti S. Potensi Putri Malu (Mimosa pudica) sebagai Penghambat Aflatoksin pada Jagung Pipilan. J Peternak Indones. 2022;24(1):87–94.

Setiawati E, Rozinah S. Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Keluarga Melalui Pengelolaan Usaha Rumahan di Tangerang Selatan. ksiologiya J Pengabdi Kpd Masy. 2020;4(2):231–40.

Sari FDNi, Astili R. Kandungan Asam Sianida Dendeng dari Limbah Kulit Singkong. J Dunia Gizi. 2018;1(1):20–9.

Alisa CAG, Albirqi P MS, Faizal I. Kandungan Timbal dan Kadmium pada Air dan Sedimen di Perairan Pulau Untung Jawa, Jakarta. J Akuatika Indones. 2020;5(1):21–6.

Adlim M. Pencemaran merkuri di perairan dan karakteristiknya: suatu kajian kepustakaan ringkas. Depik J Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikan. 2016;5(1):33–40.

Suyatno S, Yani AV, Idealistuti I, Antok A. Edukasi Penanganan Cemaran Fisik dan Biologi pada Sayuran Selada di Desa Serdang Menang Kecamatan Sp Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir. Suluh Abdi J Ilm Pengabdi Kpd Masy. 2022;4(2):86–9.

Asmi AS. Urgensi MP-ASI Pada Ibu Balita Sebagai Upaya Peningkatan Status Gizi Balita. Abdimas Polsaka J Pengabdi Kpd Masy. 2022;1(2):61–6.

Tampah-Naah AM, Kumi-Kyereme A, Amo-Adjei J. Maternal challenges of exclusive breastfeeding and complementary feeding in Ghana. PLoS One. 2019;14(5):e0215285.

Kasim KP, Sari AAM. Hubungan Personal Hygiene Penjamah Makanan dengan Kualitas Bakteriologis MPN Coliform pada Jajanan di Wilayah Pasar Segar Panakukang Kota Makassar. J Sulolipu Media Komun Sivitas Akad dan Masy. 2018;18(2):130–9.

Bria AM, Laynurak YM, Mamulak YI. Uji Cemaran Bakteri Escherichia coli pada Pangan Jajanan Anak Sekolah di SD Inpres Tulamalae Kabupaten Belu. Biocoenosis J Ilm Progr Stud Biol Fak Mat dan Ilmu Pengetah Alam. 2023;1(2):68–73.

Fatimah S, Hekmah N, Fathullah DM, Nurhasanah N. Cemaran Mikrobiologi pada Makanan, Alat Makan, Air dan Kesehatan Penjamah Makanan di Unit Instalasi Gizi Rumah Sakit X di Banjarmasin. J Nutr Coll. 2022;11(4):322–7.

Badan Pengawas Obat dan Makanan. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI nomor HK.03.1.23.04.12.2206 Tahun 2012 tentang Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga. Indonesia; 2012.

Ardhani S. Hubungan antara Faktor-faktor yang Mempengaruhi dalam Praktik Pemberian MP-ASI Dini dengan Kejadian Diare Akut pada Bayi Berusia 0-6 bulan di Puskesmas Kemiling Kota Bandar Lampung. Universitas Lampung; 2018.

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1-10 of 35

You may also start an advanced similarity search for this article.